Langsung ke konten
Nasional

Viral Penjagaan Ketat Rumah Jampidsus Febrie, TNI Buka Suara: Itu Perlindungan Bukan Keterlibatan Hukum

Redaksi Jentera 2 menit baca 119 views
Viral Penjagaan Ketat Rumah Jampidsus Febrie, TNI Buka Suara: Itu Perlindungan Bukan Keterlibatan Hukum
Menyoroti aksi penjagaan ketat TNI di kediaman Jampidsus, Febrie Adriansyah di Jakarta Selatan hingga terkait penggeledahan kasus korupsi. (Instagram.com/@kementerian_kurangajar)

JAKARTA , Jenterarakyat.com — Sosok Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, mendadak menjadi sorotan publik setelah kediamannya di kawasan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dijaga ketat oleh puluhan personel TNI bersenjata laras panjang pada Rabu (8/7/2026) malam .

Penjagaan yang melibatkan sekitar 20 personel TNI dengan baret ungu dan hijau ini terjadi di tengah operasi penggeledahan besar-besaran yang dilakukan oleh tim gabungan Polri dan Polda Metro Jaya di 12 lokasi terkait dugaan korupsi di tiga BUMN: PLN Batu Bara, Asabri, dan Krakatau Steel . Kediaman Febrie sendiri dijaga sejak Rabu sore hingga Kamis dini hari, dengan portal jalan ditutup dan mobil dinas TNI terparkir di sekitar lokasi .

TNI: Pengamanan Atas Permintaan Kejagung

Baca Juga
Legalitas Perusahaan Pers Wajib di Audit, Agus Kliwir Minta Pemerintah Cermat Pilih Media Mitra Kerja

Legalitas Perusahaan Pers Wajib di Audit, Agus Kliwir Minta Pemerintah Cermat Pilih Media Mitra Kerja

Nasional

Menanggapi hal ini, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas, buka suara. Ia menegaskan bahwa penjagaan terhadap Jampidsus Febrie Adriansyah dilakukan atas permintaan institusi Kejaksaan Agung dan telah dikoordinasikan sesuai mekanisme yang berlaku .

"Pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan institusi kejaksaan dan telah dikoordinasikan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, sebagaimana Perpres Nomor 66 Tahun 2025 yang berkaitan dengan perlindungan kepada jaksa dalam melaksanakan tugasnya," ujar Nas dalam keterangan persnya, Kamis (9/7/2026) .

Nas juga membantah bahwa pengamanan ini terkait dengan isu korupsi yang sedang berkembang. Ia menegaskan bahwa penggeledahan yang dilakukan oleh Polri di berbagai lokasi adalah proses yang berbeda dan sepenuhnya menjadi kewenangan Polri .

Baca Juga
Kronologi Dugaan Sopir TransJakarta Monas-Pulogadung Ugal-ugalan hingga Direspons Stafsus Gubernur DKI

Kronologi Dugaan Sopir TransJakarta Monas-Pulogadung Ugal-ugalan hingga Direspons Stafsus Gubernur DKI

Nasional

"Adapun mengenai informasi adanya penggeledahan oleh Polri terhadap sejumlah lokasi, hal tersebut merupakan proses yang berbeda dan menjadi kewenangan Polri," tegasnya .

Publik Spekulatif, Polri Bungkam soal Kafe

Meski TNI telah memberi klarifikasi, publik tetap berspekulasi mengingat nama Febrie pernah menjadi sorotan dalam kasus dugaan penguntitan oleh anggota Densus 88 pada 2024 . Selain itu, salah satu lokasi penggeledahan, Kafe de'Clan Signature di Cipete, dikaitkan dengan Jampidsus Febrie .

Baca Juga
Beredar Rekaman Perilaku Aneh Wanita Penghisap Kamper di KRL Manggarai-Bogor: Marah-marah Sejak Masuk Kereta

Beredar Rekaman Perilaku Aneh Wanita Penghisap Kamper di KRL Manggarai-Bogor: Marah-marah Sejak Masuk Kereta

Nasional

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menolak berkomentar rinci terkait kepemilikan kafe tersebut. "Silakan tanyakan sama yang tahu... Kalau ada yang mengait-ngaitkan itu, silakan itu di luar dari statement kami dari kepolisian," ujarnya . Hingga berita ini diterbitkan, baik Febrie Adriansyah maupun Kejagung belum memberikan keterangan resmi .

( Stef )

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.