MC Kalteng Expo 2026 Viral di Medsos, Sikap saat Merespons Aspirasi Warga soal Jalan Rusak Picu Kemarahan Netizen
PALANGKA RAYA, Jenterarakyat.com — Media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah video viral yang memperlihatkan momen kurang mengenakkan. Seorang warga yang dengan lugas menyampaikan aspirasi tentang jalan rusak di acara Kalteng Expo 2026 just...
PALANGKA RAYA, Jenterarakyat.com — Media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah video viral yang memperlihatkan momen kurang mengenakkan. Seorang warga yang dengan lugas menyampaikan aspirasi tentang jalan rusak di acara Kalteng Expo 2026 justru mendapat respons yang dinilai meremehkan dari salah satu pembawa acara.
Video yang diunggah oleh akun Threads @laskar28__ pada Senin (25/5/2026) itu langsung menyebar luas ke berbagai platform media sosial. Warganet pun ramai-ramai mengecam sikap MC pria bernama Saipin Idrus yang dianggap tidak profesional dan menyudutkan warga.
Kronologi: Saat Warga Sampaikan Aspirasi
Acara Kalteng Expo 2026 yang digelar pada Sabtu (23/5/2026) seharusnya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah provinsi dan masyarakat. Gubernur Kalimantan Tengah turut hadir dalam acara tersebut.
Seorang warga asal Muara Teweh, Barito Utara, diberikan kesempatan untuk menyampaikan pesan kepada pemerintah provinsi.
"Apa pesan-pesannya untuk pemerintah provinsi? Di sini ada Pak Gubernur nih," ucap MC perempuan terlebih dahulu.
Warga tersebut kemudian dengan jelas menyampaikan keluhannya. "Ini tolong diperbaiki jalan raya, yang terutama dari Palangka Raya ke Muara Teweh," katanya.
MC Potong dengan Pertanyaan Berulang
Namun, apa yang terjadi selanjutnya justru di luar dugaan. Belum selesai warga itu berbicara, MC pria bernama Saipin Idrus langsung memotong dengan nada yang terdengar sinis.
"Yang di mana? Yang di mana? Yang di mananya? Jalan yang mana? Jalan depan rumahnya?" ujar Saipin Idrus bertubi-tubi.
Warga yang tadinya bersemangat tampak canggung. Ia kemudian menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah Jalan Lintas Kalimantan.
Tapi Saipin tak berhenti. "Jalan Lintas Kalimantan? Yang mana? Harus jelas dong yang mana," lanjutnya sambil tergelak, seolah menganggap keluhan warga sebagai bahan tertawaan.
Warganet Meluap: "Jalan Depan Rumahnya? Kocak!"
Video ini sontak memicu gelombang kemarahan di media sosial. Puluhan ribu komentar membanjiri unggahan tersebut, mayoritas berisi kecaman terhadap sikap MC.
"Kok malah nyudutin warga? Kocak nih audiensnya terintimidasi," tulis akun @did*******i.
"Belajar dari sini, setiap MC berhati-hati. Bijaklah dan perlengkapi diri kalian dengan ilmu yang benar," tulis akun @thi*****y.
"Dia berani bilang 'Jalan depan rumahnya?' kenapa kualitas MC seperti ini digunakan di acara besar sih?" tulis akun @mas*********o mempertanyakan.
"Itu padahal udah dikasih tahu dengan jelas, masih aja yang nanya yang mana," tulis akun @nen******6.
Gubernur Juga Kena Sorotan
Tak hanya Saipin Idrus yang menjadi bulan-bulanan warganet. Gubernur Kalimantan Tengah yang hadir di acara tersebut juga ikut mendapat kritikan karena terlihat hanya diam tanpa memberikan respons.
"Pak Gubernur di sampingnya, masa dibiarkan seperti itu? Harusnya beliau yang menjawab, kan warga lagi ngomongin jalan rusak," komentar seorang warganet.
"Kalau gubernurnya tegas, harusnya langsung ambil alih mic dan bilang 'besok saya tindak lanjuti'. Itu namanya pemimpin," tambah warganet lainnya.
Siapa Saipin Idrus? MC yang Kini Jadi Trending
Nama Saipin Idrus mendadak menjadi trending topic di berbagai platform. Banyak warganet yang mencari tahu latar belakang pria tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Saipin Idrus maupun panitia Kalteng Expo 2026 terkait video viral tersebut. Akun media sosial Saipin Idrus disebut-sebut telah dibanjiri komentar kritik.
Pekerjaan MC di Era Digital: Setiap Kata Bisa Viral
Insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi siapa pun yang bekerja di ruang publik, terutama MC dan pembawa acara. Di era digital di mana ponsel ada di mana-mana, setiap momen bisa terekam dan menjadi viral.
"Kata-kata yang diucapkan di atas panggung tidak akan pernah benar-benar hilang. Bisa saja direkam dan disebarluaskan. Makanya, berhati-hatilah," ujar seorang pakar komunikasi.
MC profesional seharusnya mampu menjadi jembatan yang baik antara audiens dan pembicara. Bukan malah menjadi penghalang apalagi meremehkan aspirasi yang disampaikan.
Aspirasi Warga Itu Serius, Bukan Bahan Lelucon
Keluhan tentang jalan rusak mungkin tidak terdengar menarik bagi mereka yang tinggal di kota dengan infrastruktur mulus. Namun bagi warga daerah seperti Muara Teweh, kondisi jalan yang rusak adalah masalah serius yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari.
Biaya kendaraan membengkak karena sering rusak, waktu tempuh menjadi lebih lama, bahkan risiko kecelakaan meningkat. Bukan hal yang lucu.
"Warga itu sudah peduli datang ke acara, antri, duduk di bawah terik matahari (atau di dalam ruangan), lalu diberi kesempatan bicara malah ditertawakan? Ini enggak etis," tulis seorang warganet.
Penutup: Publik Menanti Klarifikasi
Viralnya video ini menjadi ujian bagi Saipin Idrus dan panitia Kalteng Expo 2026. Akankah ada permintaan maaf? Atau justru dibiarkan begitu saja?
Publik, terutama warga Kalimantan Tengah, menanti klarifikasi. Bukan hanya untuk meminta maaf atas sikap yang kurang pantas, tetapi juga untuk menegaskan bahwa aspirasi warga didengarkan dengan serius, bukan ditertawakan.
Karena pada akhirnya, acara seperti Kalteng Expo seharusnya menjadi wadah untuk mendekatkan pemerintah dengan rakyat, bukan sebaliknya.
Ditulis oleh
Redaksi Jentera