Langsung ke konten
Nasional

Update Little Aresha Daycare & Tragedi Moge Toraja: 12 Anak Jadi Korban, 2 Meninggal di Jalan Raya

2 menit baca
31x dilihat
AD 728x90 — Landscape
Bagikan:
Update Little Aresha Daycare & Tragedi Moge Toraja: 12 Anak Jadi Korban, 2 Meninggal di Jalan Raya
Tragedi Little Aresha Daycare: Deretan Korban Mulai Buka Suara

JOGJA – TORAJA, jenterarakyat.com – Pekan ini publik disuguhi dua peristiwa memilukan. Kasus Little Aresha Daycare semakin terang dengan munculnya korban baru. Sementara itu, tragedi moge lepas setir di Toraja Utara memakan korban jiwa akibat kelalaian penyelenggara.

Kasus Little Aresha: Tambahan 4 Anak Melapor

Kini total 12 anak dilaporkan menjadi korban kekerasan. Orang tua korban membentuk tim pendamping hukum. Mereka menuntut agar pemilik daycare juga dijerat karena dianggap lalai dalam pengawasan karyawan.

Baca Juga
Imam Suwandi: Praktik Under Invoice dan Transfer Pricing Harus Diwaspadai

Imam Suwandi: Praktik Under Invoice dan Transfer Pricing Harus Diwaspadai

Nasional

Jam operasional yang panjang dan minimnya CCTV menjadi faktor pendukung terjadinya kekerasan. Dinas Perlindungan Anak setempat sudah melakukan pendampingan psikologis.

Tragedi Moge: Analisis Kelalaian

Tim gabungan dari kepolisian dan Kementerian Perhubungan menyimpulkan bahwa lepasnya setir moge akibat sambungan las yang tidak standar. Modifikasi ekstrem yang tidak melalui uji laik jalan menjadi biang keladi.

Baca Juga
Wamenko Polkam: Politik adalah Ibadah Pengabdian, Bukan Jalan Menuju Kekayaan

Wamenko Polkam: Politik adalah Ibadah Pengabdian, Bukan Jalan Menuju Kekayaan

Nasional

JOGJA – TORAJA, jenterarakyat.com – Pekan ini publik disuguhi dua peristiwa memilukan. Kasus Little Aresha Daycare semakin terang dengan munculnya korban baru. Sementara itu, tragedi moge lepas setir di Toraja Utara memakan korban jiwa akibat kelalaian penyelenggara.

Kasus Little Aresha: Tambahan 4 Anak Melapor

Kini total 12 anak dilaporkan menjadi korban kekerasan. Orang tua korban membentuk tim pendamping hukum. Mereka menuntut agar pemilik daycare juga dijerat karena dianggap lalai dalam pengawasan karyawan.

Baca Juga
UMKM Pati Butuh Panggung Publikasi, Ketua Komisi B dan SMSI Sepakat Perkuat Kolaborasi Perusahaan Media

UMKM Pati Butuh Panggung Publikasi, Ketua Komisi B dan SMSI Sepakat Perkuat Kolaborasi Perusahaan Media

Nasional

Jam operasional yang panjang dan minimnya CCTV menjadi faktor pendukung terjadinya kekerasan. Dinas Perlindungan Anak setempat sudah melakukan pendampingan psikologis.

Tragedi Moge: Analisis Kelalaian

Tim gabungan dari kepolisian dan Kementerian Perhubungan menyimpulkan bahwa lepasnya setir moge akibat sambungan las yang tidak standar. Modifikasi ekstrem yang tidak melalui uji laik jalan menjadi biang keladi.

Pemerintah Toraja Utara berencana melarang atraksi ekstrem di area publik tanpa pengamanan berlapis. Keluarga korban akan menerima santunan dari APBD darurat.

Kedua peristiwa ini menjadi pelajaran penting tentang perlindungan anak dan keselamatan publik dalam event massa.

Orang tua korban Little Aresha menangis Ibu korban tak kuasa menahan tangis saat bercerita tentang anaknya Seorang wanita menangis sambil memeluk bantal Tangis Korban Daycare Orang tua korban Little Aresha Daycare histeris
Tragedi Moge Toraja: 12 Anak Jadi Korban, 2 Meninggal

 

Pemerintah Toraja Utara berencana melarang atraksi ekstrem di area publik tanpa pengamanan berlapis. Keluarga korban akan menerima santunan dari APBD darurat.

Kedua peristiwa ini menjadi pelajaran penting tentang perlindungan anak dan keselamatan publik dalam event massa.

AD 728x90 — Landscape

Artikel Terkait


AD 300x250 Portrait
AD 300x250 Portrait

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.