Langsung ke konten
Nasional

MENU AYAM KARE DAN MELON DIDUGA JADI PENYEBAB! 26 Siswa MAN 2 Rembang Keracunan Makan Siang Gratis

Redaksi Jentera 2 menit baca 21 views
MENU AYAM KARE DAN MELON DIDUGA JADI PENYEBAB! 26 Siswa MAN 2 Rembang Keracunan Makan Siang Gratis
Dugaan keracunan massal di MAN 2 Rembang! 26 siswa dirawat intensif, 7 guru juga terdampak usai santap Makan Bergizi Gratis.

REMBANG, Jenterarakyat.com  - Kasus dugaan keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mengguncang Kabupaten Rembang. Kali ini, musibah tersebut menimpa ratusan siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Rembang yang berlokasi di Kecamatan Lasem.

Berdasarkan laporan terbaru, total siswa yang terdampak mencapai 271 orang, di mana 26 siswa di antaranya terpaksa dilarikan ke Puskesmas Lasem untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif akibat gejala mual dan muntah yang cukup parah.

Kepala MAN 2 Rembang, Achmad Syuhada, membenarkan insiden yang menimpa anak didiknya tersebut. Selain puluhan siswa yang dirujuk ke fasilitas kesehatan, pihak madrasah saat ini juga tengah melakukan penanganan mandiri bagi ratusan siswa lainnya di lingkungan sekolah.

Baca Juga
Legalitas Perusahaan Pers Wajib di Audit, Agus Kliwir Minta Pemerintah Cermat Pilih Media Mitra Kerja

Legalitas Perusahaan Pers Wajib di Audit, Agus Kliwir Minta Pemerintah Cermat Pilih Media Mitra Kerja

Nasional

"Jumlah siswa terdampak mencapai 271 anak. Sebanyak 26 siswa MAN 2 Rembang dibawa ke Puskesmas Lasem karena diduga keracunan MBG. Ada juga 7 orang guru yang terdampak, namun kondisinya tidak sampai harus masuk ke puskesmas. Sementara itu, puluhan siswa lainnya masih diperiksa dan dalam tahap pendataan di sekolah karena mengeluhkan mual," jelas Achmad Syuhada kepada wartawan, Selasa (8/9/2026). 

Menu Ayam Kare dan Melon Diduga Jadi Penyebab

Berdasarkan penelusuran awal yang dilakukan oleh pihak sekolah, gejala gangguan pencernaan massal ini mulai dirasakan para siswa setelah mereka menyantap jatah makan siang dari program MBG.

Baca Juga
Kronologi Dugaan Sopir TransJakarta Monas-Pulogadung Ugal-ugalan hingga Direspons Stafsus Gubernur DKI

Kronologi Dugaan Sopir TransJakarta Monas-Pulogadung Ugal-ugalan hingga Direspons Stafsus Gubernur DKI

Nasional

Gejala mual dan pusing massal dilaporkan mulai muncul secara bertahap tidak lama setelah waktu makan siang berlalu. Pihak sekolah menduga kuat ada zat kontaminan dalam hidangan yang disajikan hari itu.

"Diduga kuat keracunan ini berasal dari makanan program MBG pada hari Senin siang. Menu yang dibagikan dan dikonsumsi anak-anak saat itu berupa ayam kare, oseng jagung, dan buah melon," terang Achmad.

Hingga saat ini, pihak Dinas Kesehatan dan aparat setempat dilaporkan tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengamankan sampel makanan untuk diuji di laboratorium. Pihak sekolah kini berfokus penuh pada pemulihan kesehatan para siswa dan guru yang terdampak.

Baca Juga
Beredar Rekaman Perilaku Aneh Wanita Penghisap Kamper di KRL Manggarai-Bogor: Marah-marah Sejak Masuk Kereta

Beredar Rekaman Perilaku Aneh Wanita Penghisap Kamper di KRL Manggarai-Bogor: Marah-marah Sejak Masuk Kereta

Nasional

( Red / Nugcand )

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.