Langsung ke konten
Nasional

IHSG Diperkirakan Uji Support 6.000 pada Perdagangan Jumat

Admin Ozolab, Redaksi Jentera 2 menit baca 38 views
IHSG Diperkirakan Uji Support 6.000 pada Perdagangan Jumat
JAKARTA, Jenterarakyat.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan uji support psikologis 6.000 pada perdagangan Jumat, 2 Oktober 2026. Proyeksi tersebut disampaikan Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim. Pada pembukaan perdagangan, I...

JAKARTA, Jenterarakyat.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan uji support psikologis 6.000 pada perdagangan Jumat, 2 Oktober 2026. Proyeksi tersebut disampaikan Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG menguat 8,58 poin atau 0,14 persen ke level 6.018,08. Indeks LQ45 juga naik 0,90 poin atau 0,15 persen menjadi 593,28.

Ratna menyebut level 6.000 menjadi area penting bagi pergerakan IHSG. Jika indeks ditutup di bawah level tersebut, IHSG berpotensi menguji level berikutnya di kisaran 5.800-5.900.

Baca Juga
Mandiri Residence Family Camp 2026 Perkuat Kebersamaan Warga

Mandiri Residence Family Camp 2026 Perkuat Kebersamaan Warga

Nasional

Dari pasar global, obligasi pemerintah Amerika Serikat menjadi salah satu perhatian pelaku pasar. Investor beralih membeli surat utang pemerintah AS seiring meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Harga minyak juga menjadi sentimen yang diperhatikan. Harga minyak Brent pada Kamis, 1 Oktober 2026, menguat 4,4 persen menjadi 102 dolar AS per barel.

Di dalam negeri, inflasi Indonesia pada September 2026 tercatat 3,28 persen secara tahunan. Angka tersebut meningkat dari 3,19 persen pada Agustus, dengan inflasi bulanan 0,30 persen dan inflasi inti 2,84 persen.

Baca Juga
Dari Gulma ke Beton Cor: Jejak 4 Bulan Pembangunan Wisata Puncak Srege Ngantang

Dari Gulma ke Beton Cor: Jejak 4 Bulan Pembangunan Wisata Puncak Srege Ngantang

Nasional

Indonesia juga mencatat surplus neraca perdagangan sebesar 3,55 miliar dolar AS pada Agustus 2026. Surplus tersebut meningkat dari 120 juta dolar AS pada Juli.

Pergerakan bursa Asia pada Jumat pagi berlangsung variatif. Nikkei turun 0,62 persen, KOSPI melemah 0,47 persen, Shanghai naik 0,23 persen, sedangkan Hang Seng terkoreksi 2,37 persen.

Sementara itu, Wall Street ditutup menguat pada Kamis. S&P 500 naik 0,19 persen, Nasdaq Composite bertambah 0,04 persen, dan Dow Jones Industrial Average menguat 0,04 persen.

Baca Juga
Ketua Umum Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (RPPAI) Pusat, Agus Kliwir

Ketua Umum Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (RPPAI) Pusat, Agus Kliwir

Nasional

Dengan berbagai sentimen tersebut, level 6.000 menjadi area yang perlu diperhatikan dalam pergerakan IHSG. Penutupan di bawah level itu berpotensi membuka ruang pengujian support 5.800-5.900.

Stef

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.