Langsung ke konten
Nasional

Duh! Rombongan Bus Trip Anyer Bertabrakan Diduga Imbas Aksi Bocah-bocah yang Mepet ke Jalan demi 'Telolet'

Redaksi Jentera 2 menit baca 74 views
Duh! Rombongan Bus Trip Anyer Bertabrakan Diduga Imbas Aksi Bocah-bocah yang Mepet ke Jalan demi 'Telolet'
Menyoroti kronologi insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan rombongan Bus Pariwisata Anyer di Tol Tangerang-Merak, Banten. Instagram.com/@sipalingbanten

BANTEN, Jenterarakyat.com - Sebagian publik di media sosial, tengah ramai menyoroti insiden kecelakaan beruntun yang diduga melibatkan rombongan bus pariwisata 'Trip Anyer 2026' di Tol Tangerang-Merak, Kota Serang, Banten.

Dalam unggahan Instagram @sipalingbanten, pada Selasa, 25 Agustus 2026, kecelakaan diduga bermula ketika bus paling depan mengerem secara mendadak. 

Hal yang menyita perhatian, beredar dugaan insiden bus yang mengerem mendadak itu disebabkan untuk merespons aksi anak-anak pemburu klakson 'telolet'.

Baca Juga
Wali Kota Malang Apresiasi BRI atas Beasiswa bagi Siswa Kurang Mampu

Wali Kota Malang Apresiasi BRI atas Beasiswa bagi Siswa Kurang Mampu

Berita

"Bus tersebut disebut merespons pemburu klakson telolet yang berada di pinggir jalan tol," tulis postingan tersebut.

Akibatnya, jarak antarbus yang terlalu dekat diduga membuat kendaraan di belakang tidak sempat menghindar sehingga kecelakaan beruntun tak terhindarkan.

"Benturan tersebut menyebabkan beberapa bus mengalami kerusakan pada bagian depan maupun belakang," sambungnya.

Baca Juga
Dari Penggilingan Padi ke Perdagangan Beras: Perjalanan UMKM Jenggolo Bersama BRI

Dari Penggilingan Padi ke Perdagangan Beras: Perjalanan UMKM Jenggolo Bersama BRI

Berita

Lantas, bagaimana awal mula insiden kecelakaan beruntun yang dialami rombongan bus pariwisata di Tol Tangerang-Merak itu? Berikut ini kronologinya.

Bertabrakan di Area KM 70

Usut punya usut, kecelakaan beruntun yang melibatkan rombongan bus pariwisata Trip Anyer 2026 itu terjadi di area bahu jalan Tol Tangerang-Merak KM 70, pada Minggu, 23 Agustus 2026 pagi.

Baca Juga
Dukungan diberikan melalui layanan Pick Up Service, QRIS BRI, dan fasilitas EDC BRILink.

Dukungan diberikan melalui layanan Pick Up Service, QRIS BRI, dan fasilitas EDC BRILink.

Berita

Terpisah, Kasat PJR Serang, Kompol Denny Yudha Hermawan mengatakan sejumlah anak diduga turun ke bahu jalan tol untuk meminta sopir membunyikan klakson telolet.

Denny memastikan, insiden rombongan bus pariwisata yang saling bertabrakan itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

"Kecelakaan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka," ungkap Denny 

Kendati demikian, Denny menilai, maraknya aksi berburu 'telolet' itu dengan cara merekam momen tersebut pada area yang tergolong berbahaya.

Pemburu 'Telolet' Ngacir dari Lokasi

Denny mengungkapkan, saat petugas tiba di lokasi, anak-anak yang diduga melakukan aksi berburu telolet tersebut sudah tidak berada di lokasi.

Setelah insiden, petugas kemudian melakukan penyisiran di sepanjang jalur tol untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Polisi mengingatkan masyarakat, khususnya pemburu telolet, agar tidak masuk ke badan jalan tol. 

Aksi tersebut tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga dapat mengancam keselamatan pengemudi dan penumpang kendaraan lain.

Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan ihwal jumlah korban maupun kondisi para penumpang atas kecelakaan beruntun yang melibatkan bus pariwisata di Tol Tangerang-Merak tersebut.

( Stef )

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.